Archive for the ‘social medaia’ Category

Haaalllooooo….

wah ini postingan saya berikutnya setelah lama gak nulis, ini saya nulis sambil jalan pulang ke semarang minjem laptop dan koneksi temen saya Tia Chasmani. sambil dia nyetir tapi saya asik terus ngetwit terus di sebelahnya sambil sesekali bantuin navigasi di perjalanan.

ya perjalanan ini banyak cerita lah, karena saya juga di Jogja juga uda seminggu dan Tia juga uda seminggu. hmmm….. keknya sih temen saya lagi seneng banget, itu ketauan dari playlist di mobil yang gak awut-awutan kayak kemaren dan juga wajahnya yang terlihat sumringah. sedangkan saya? ya saya masih seperti kemaren, main sama temen-temen Pamityang2an, rame sih dan mreka uda seperti kluarga baru saya di Jogja selain temen-temen #Jamaah.

Saya buat nulis ini di dalem mobil sambil melihat hujan deras diluar sana dan pastinya dengan playlist baru kesukaan saya dari TULUS. ahahaha…. playlist di player mobil beda saya yang di laptop soalnya, maklum selera musik berbeda dan untungnya jodoh kita juga berbeda.

 

 

tadi sebelum tidur, tepatnya setelah subuh waktu iseng baca portal digital. ada yang menarik perhatian saya yaitu tentang Psychology Of Social Commerce yang isinya adalah apa yang harus dilakukan user sampe dengan tahap pembelian atau action.

jaman saya kuliah semester awal dulu (ya sekarang masih kuliah sih) sering membahas secara teori tentang konsep AIDA (Awarness Interest Desire and Action). bagaimana audience mulai di perkenalkan oleh sebuah produk sampe dengan tahap pengambilan keputusan pembelian. tapi itu hanya sebuah teori pemasaran yang nantinya juga pasti akan berkembang, ternyata benar juga. setelah lama gak baca teori itu dan sampe akhirnya saya melihat realita sekrang ini, ternyata teori itu emang harus ada tambahan menurut saya. mungkin +R (Recommendation) terlebih lagi di era digital (web 2.0) yang nantinya akan berkembang lagi menjadi web 3.0 .

nah, jadi kan gini. yang ingin saya share adalah tentang psikologi sosial dari online  user ketika mereka membuat keputusan pembelian. sebenarnya beberapa tahun lalu cara seperti ini dan datanya harus sudah ada yang lebih mengarah pada #Insight, klo uda dapet #Insight saya rasa akan banyak kemudahan dan tidak menerka-nerka apa yang menyebabkan audience melakukan pembelian (action).

  • Social Proof: 81% of customers reach out to friends and family members on social networking sites for advice before purchasing products
  • Authority77% of online shoppers use reviews to make purchase decisions
  • Scarcity77% of people like getting exclusive offers that they can redeem via Facebook. We assign more value to products that are less available
  • Like50% of shoppers have made a purchase based on the recommendation of the people they follow(and like) on social networks. We follow those we like and do the things they do
  • Consistency: Purchases made from the brands we trust reinforce our future shopping patterns
  • Reciprocity: We have an innate desire to repay favors in order to maintain social fairness, whether those favors are invited or not

nah, dari data diatas saya rasa bisa di pikirkan bersama terutama untuk temen-temen yang sekarang “bermain” di digital. oh iya, ternyata AIDA itu klo +R jadinya AISAS ding (Awarness Interest Search Action and Share). pernah ikut workshop ini soalnya beberapa tahun lalu.

*kalo tulisannya berantakan ya mending kita share aja lagi.. :))

data di atas saya ambil dari tabjuice.com

pernah denger istilah gini, “2011 masih pake facebook? twitter dong”… nah dengan alasan itu saya pengen sedikit berbagi tentang 2 socmed itu. waktu beberapa waktu pulang kampung, karyawan bapak saya selalu merhatiin aktifitas digital saya. dia langsung menuduh saya, “pasti ketawa karena komen di eFBe kan?” ya saya jawab, “gak kok, ini lagi mainan twitter sama temen-temen” eh dia gantian tanya, “emang twitter itu apa?” *nunduk…

saya tidak heran ketika mereka bingung apa itu dan bagaimana menggunakan twitter karena bagi mereka yang paling sering di dengar dan sangat dekat dengan mereka adalah facebook.

source: socialbakers.com

gambar diatas ada jumlah dari pengguna facebook secara worldwide dan juga ada saya ambil beberapa untuk kota yang banyak menggunakan facebook dan cukup mengejutkan ketika Jakarta masuk dalam peringkat pertama pengguna facebook dunia,  Tangerang dan Semarang juga masuk dalam 100 kota pengguna terbesar secara worldwide.

maksud saya, mulai sekarang ketika kita ngejek orang yang tidak menggunakan twitter harap di pikir kembali karena saat ini mereka ada mayoritas bukan minoritas. :p

ini saya share tambahan video pengguna socmed secara worldwide dan semoga jadi bahan pertimbangan ketika pengen “main” di digital.

The World Of Social Media 2011

Nah jadi gini ceritanya, tanggal 6 kemaren Telkomsel Jateng DIY
mengadakan trip dengan tema #CreativeTrip, tujuan dari Trip itu adalah untuk melihat dan mendokumentasikan apa saja yang dapat dijadikan untuk media promosi, walaupun sekarang ini socmed sangat di gandrungi tapi ketika tidak efektif dan tepat sasaran kenapa harus memaksakan mnggunakannya, begitu juga dengan conventional.

Yah singkat cerita gini, kita akan membuat sebuah perencanaan media yangv efective dan efficient sehingga budget yang di keluarkan tepat sasaran (bukan berarti harus kecil lho ya). Kalo uda tau target jadi akan lebih mudah membuat perencanaan medianya, ya strategic plan gitulah istilah ahensinya.

Truskan kemaren itu saya ikut nyampein sharing juga, saya sharing tentang socmed dan perkembangannya, trus ada @bababdito yang sharing tentang socmed tapi dari pemaksimalan socmed untuk kegiatan PR, pakde @senggol ngomngin tentang pengalamannya selama menjadi admin @jogjaupdate trus @argamoja juga cerita tentang sekumpulan orang yang tergabung karena minat yang sama yang sekarang bisa memunculkan hal positif. Trus yang terakhir ada mas @mybothsides aka Arief Budiman yang juga Creative Director Petak Umpet yang ngomongin tentang alternative media for campaign.

Yang seru disana adalah ketika format acara dibuat angkringan dan lebih nyantai dan tidak ada kesan siapa mengajari siapa tapi semua berdiskusi bersama. Yang dateng juga rame alhamdulillahnya.

Semoga aja sharing seperti ini masih trus berlanjut dengan bahasan dan tema yang berbeda.

beberapa waktu belakangan ini aku sering dapetin infographics tentang perkembangan socmed, tapi dari segitu banyaknya socmed yang bisa di manfaatkan untuk branding, campaign, promo kenapa tidak ada data yang nyebutin keterlibatan foursquare di dalamnya? tanda tanya ini muncul waktu ngobrol bareng ovi dan babab tentang foursquare.

tapi jika kita perhatikan, pengguna foursquare di Indonesia agak nyeleneh walaupun penggunanya termasuk besar di Asia dan bahkan Indonesia menjadi nomer 1 di Asia dan yang lebih hebat lagi adalah ketika Indonesia mendapatkan Epic Swarm Badge untuk pertama kalinya.

Indonesia sekarang ini dikenal sebagai Jumper, bisa kita bayangkan hari ini di Indonesia, besok di USA dan lusa ada di UK. entah siapa yang salah kenapa ini bisa terjadi, tadinya saya berfikir yang salah adalah foursquare sendiri karena tidak memberikan filter yang baik sehingga user bisa melakukan jumping sampe ke negara lain demi badge.

klo pengakuan temen yang ternyata dia termasuk dalam 10 orang pemilik bagde terbanyak di dunia, mayor bagi dia uda gak penting lagi karena venue bisa aja di buat baru lagi jadi uda gak asik cari mayor di 1 venue.

ok, kita kembali ke point utama lagi. jika Indonesia tidak di kenal sebagai jumper, mungkin foursquare bisa maksimal di Indonesia artinya kita bisa menggunakannya untuk kebutuhan lain seperti promosi. dan sampe sekarang ini saya belum bisa tracking user yang chek-in di satu venue (mungkin saya belum dapet caranya aja kali ya?)

jika tidak mendapatkan data statistiknya gimana kita mau merencakan campaign? walaupun sudah ada beberapa venue yang kerja sama dengan foursquare seperti starbucks dan yang lainnya. tapi saya rasa itu masih kurang maksimal, tapi ada alternatif baru sebenarnya seperti gowalla yang sekarang penggunanya sudah lumayan banyak di Indonesia walaupun masih maksimal di Eropa dan USA.

ketika kita cerdas menggunakan socmed/ social network yang kita dapatkan tidak hanya teman dan ilmu tapi bisa lebih dari itu dan tergantung tujuan kita dalam penggunaannya sih. :O