Lupa Jalan Pulang Karena Main Terlalu Jauh

Posted: December 20, 2011 in Begadang
Tags:

Kira-kira seperti itulah gambaran saya dini hari ini. Otakku mengajakku bermain terlalu jauh dan aku di tinggal di tempat yang aku gak tau itu dimana, terkadang otak suka gak bertanggung jawab klo uda ngajak main jauh-jauh.
Padahal aku sebenarnya capek lho di ajak main terus sama otak tapi aku juga gak bisa nolak kalo dia ngajak main dan seakan aku cuma bisa pasrah sambil bilang, “aku bisa apa? Aku gak bisa apa-apa kalo otak uda ngajak aku main”.
Aku cuma bisa berharap otakku bisa sedikit pengertian kalo sebenarnya aku juga masih punya kewajiban dan bukan hanya untuk nemenin dia main terus walaupun kadang otak ngajak ke tempat yang penuh tantangan dan selalu memberikan pilihan, “mau main atau selesaikan kewajiban tapi kita gak temenan”. Bagiku itu pilihan yang sulit terlebih lagi hidupku gak semudah yang (Mario Teguh) orang bayangkan.
Banyak orang bilang, “selesaikan kewajiban dan setelah itu silahkan bermain bebas sesuka hati”, tapi apakah mereka tahu kalo aku juga susah menolak ajakan main dari otakku ini?
Aku hanya berdoa, berusaha dan berharap semoga kedua orang tuaku bisa menemukanku di tempat yang aku sendiri gak tau itu tempat apa karena otak gak pernah memberi tahuku dan setiap aku tanya, “ini tempat apa?” otak selalu menjawab, “udah ikuti aja, pokoknya nanti pasti ujungnya nikmat”.

Jogja, 20 Desember 2011 (01:39) disaat ulang tahun adekku yang ke 24.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s